Black Hat, secara sederhana bisa diartikan sebagai tindakan "nielegalne" memanipulasi Wyszukiwarka untuk kepentingan posisi (rangking, popularitas, DSB) z położenia kita. Dan banyak pemain marketingu internetowego Indonezja kita ini yang "melegalkan" teknik-teknik Black Hat dengan alasan terpaksa, ingin cepat Sukses, cepat dapat uang, dll.
Sebetulnya sangat disayangkan Bila marketingu internetowego Indonezja ini melakukan trik-trik czarny kapelusz, Karena biar bagaimanapun kita Brak mungkin bisa menipu Wyszukiwarka selamanya, Wyszukiwarka, Google terutama itu pintar sekali LOH. Dan Bila kita ketangkap, Ada resiko Situs / blog kita dibanned alias di czarnej listy oleh Google.
Sayang kan, sudah kerja keras, habis Czas, eh malah di czarnej liście?
Adapun tips-tips Black Hat itu banyak sekali, misalnya dengan farszu słów kluczowych, Jadi seorang internet marketer bisa Saja menyembunyikan sejumlah słowa kluczowego yang dibidiknya Dalam artikelnya tanpa terlihat oleh gościem (TAPI terbaca oleh wyszukiwarki), misalnya dengan menyamarkan warna słowa kluczowe, słowa kluczowe tersebut dengan tle .
Ataupun dengan cara cara-spamu (saya sendiri kurang begitu paham gimana cara orang melakukan spamu), Cuma menurut saya pribadi, sebaiknya kita nggak perlu melakukan hal-hal yang seperti ini, lebih baik berusaha menjadi pengusaha marketingu internetowego yang jujur Saja. Jauh lebih mudah Dah tidur kalambur AKAN lebih enak, Karena kita Brak mengelabui siapa kalambur ![]()











